Jadwal Imunisasi Bayi & Anak Lengkap (Imunisasi Dasar)
Ini jadwal imunisasi dasar lengkap sesuai program Kemenkes, sejalan dengan rekomendasi IDAI: dari vaksin Hepatitis B (HB-0) di hari pertama hingga booster di usia 18 bulan. Semua vaksin program pemerintah gratis di posyandu dan puskesmas.
| Usia | Vaksin | Melindungi dari | Tempat pelayanan |
|---|---|---|---|
| Saat lahir | Hepatitis B (HB-0) | Infeksi hepatitis B, termasuk penularan dari ibu ke bayi saat lahir yang bisa berlanjut menjadi penyakit hati jangka panjang. | Posyandu & puskesmas |
| Usia 1 bulan | BCG | Tuberkulosis (TBC) berat pada anak, seperti TBC milier dan TBC selaput otak (meningitis). | Posyandu & puskesmas |
| Polio Tetes 1 (bOPV 1) | Poliomielitis (polio), virus yang dapat menyebabkan kelumpuhan permanen. | Posyandu & puskesmas | |
| Usia 2 bulan | DPT-HB-Hib 1 | Lima penyakit sekaligus dalam satu suntikan: difteri, batuk rejan (pertusis), tetanus, hepatitis B, dan Haemophilus influenzae tipe b, penyebab utama pneumonia dan meningitis pada balita. | Posyandu/puskesmas & klinik IDAI |
| Polio Tetes 2 (bOPV 2) | Poliomielitis (polio). Dosis kedua memperkuat perlindungan dosis pertama. | Posyandu & puskesmas | |
| Usia 3 bulan | DPT-HB-Hib 2 | Sama dengan dosis pertama: difteri, pertusis, tetanus, hepatitis B, dan Hib. Dosis kedua menaikkan tingkat perlindungan sebelum rangkaian dasar dilengkapi di usia 4 bulan. | Posyandu/puskesmas & klinik IDAI |
| Polio Tetes 3 (bOPV 3) | Poliomielitis (polio). Dosis ketiga melengkapi rangkaian dasar polio tetes. | Posyandu & puskesmas | |
| Usia 4 bulan | DPT-HB-Hib 3 | Dosis ketiga dan terakhir rangkaian dasar DPT-HB-Hib. Setelah ini perlindungan difteri, pertusis, tetanus, hepatitis B, dan Hib berada di tingkat penuh, lalu dijaga dengan booster di usia 18 bulan. | Posyandu/puskesmas & klinik IDAI |
| Polio Tetes 4 (bOPV 4) | Poliomielitis (polio). Dosis keempat memperkuat kekebalan saluran cerna terhadap virus polio liar. | Posyandu & puskesmas | |
| Polio Suntik (IPV) | Semua tipe virus polio. IPV membangun kekebalan di darah sebagai pelengkap polio tetes, bagian dari strategi eradikasi polio global. | Posyandu & puskesmas | |
| Usia 9 bulan | MR 1 (Campak-Rubela) | Campak (measles) dan rubela. Campak sangat menular dan dapat menyebabkan pneumonia serta radang otak; rubela berbahaya bila menular ke ibu hamil. | Posyandu & puskesmas |
| Usia 18 bulan | DPT-HB-Hib Lanjutan (Booster) | Menjaga kekebalan difteri, pertusis, tetanus, hepatitis B, dan Hib tetap tinggi. Antibodi dari rangkaian dasar usia 2–4 bulan menurun seiring waktu. | Posyandu/puskesmas & klinik IDAI |
| MR 2 (Booster Campak-Rubela) | Dosis kedua campak-rubela melengkapi perlindungan menjadi hampir 100%. Sebagian kecil anak tidak berespons penuh terhadap dosis pertama. | Posyandu/puskesmas & klinik IDAI |
Imunisasi per usia
Halaman terperinci untuk setiap usia: alasan, efek samping, persiapan ke posyandu, dan tanya-jawab.
-
Imunisasi Saat lahir
Sebelum bayi Anda pulang dari rumah sakit atau tempat persalinan, ada satu vaksin yang sudah harus diberikan: Hepatitis B (HB-0). Vaksin ini adalah langkah pertama imunisasi dasar lengkap dan diberikan pada hari pertama kehidupan.
-
Imunisasi Usia 1 bulan
Pada usia 1 bulan bayi mendapat dua vaksin sekaligus: BCG untuk mencegah TBC berat dan Polio Tetes 1 (bOPV 1) sebagai pembuka rangkaian perlindungan polio. Keduanya gratis di posyandu dan puskesmas.
-
Imunisasi Usia 2 bulan
Di usia 2 bulan bayi memulai rangkaian vaksin terpenting balita: DPT-HB-Hib 1 (satu suntikan untuk lima penyakit) dan Polio Tetes 2. Ini kunjungan pertama dari tiga kunjungan berurutan di usia 2, 3, dan 4 bulan.
-
Imunisasi Usia 3 bulan
Kunjungan usia 3 bulan mengulang kombinasi yang sama dengan bulan sebelumnya: DPT-HB-Hib 2 dan Polio Tetes 3. Dosis kedua inilah yang menaikkan perlindungan dari parsial menjadi kuat.
-
Imunisasi Usia 4 bulan
Kunjungan usia 4 bulan menutup rangkaian dasar: DPT-HB-Hib 3, Polio Tetes 4, dan untuk pertama kalinya Polio Suntik (IPV). Setelah hari ini, perlindungan dasar bayi Anda lengkap hingga tiba waktunya MR di usia 9 bulan.
-
Imunisasi Usia 9 bulan
Setelah jeda sejak usia 4 bulan, jadwal besar berikutnya adalah MR 1 (campak-rubela) pada usia 9 bulan. Satu suntikan di lengan melindungi dari dua penyakit yang sangat menular.
-
Imunisasi Usia 18 bulan
Di usia 18 bulan bayi Anda (yang kini balita aktif) mendapat dua booster: MR 2 dan DPT-HB-Hib Lanjutan. Dosis ini 'menyegarkan' perlindungan dari rangkaian dasar sebelum menurun seiring usia.
Catatan penting
- HB-0 diberikan dalam 24 jam pertama setelah lahir, sebelum bayi pulang dari fasilitas persalinan.
- BCG paling baik diberikan sebelum usia 3 bulan.
- Jarak minimal antar dosis DPT-HB-Hib dan polio adalah 4 minggu (28 hari).
- Jadwal yang tertinggal tidak diulang dari awal. Cukup dilanjutkan begitu teringat (jadwal pengejaran).
- MR 2 dan booster DPT-HB-Hib di usia 18 bulan mengikuti rekomendasi IDAI; di program Kemenkes, MR-2 diberikan lewat BIAS di kelas 1 SD.
Catat imunisasi si kecil dan dapatkan pengingat otomatis
WeLoveOurBaby menyimpan jadwal imunisasi lengkap sesuai tanggal lahir anak Anda, menandai dosis yang sudah diberikan, dan mengirim pengingat sebelum setiap jadwal. Jadi tidak ada lagi kunjungan posyandu yang terlewat.
Mulai catat imunisasi gratisⓘ Halaman ini bersifat edukatif, bukan saran medis. Untuk kebutuhan spesifik, konsultasikan dengan dokter anak atau bidan Anda.
- Kemenkes RI, Ayo Sehat: Seputar Imunisasi (jadwal imunisasi rutin anak)
- IDAI, Jadwal Imunisasi Anak Usia 0–18 Tahun (rekomendasi 2024)
Terakhir ditinjau: 2026-08