Imunisasi Usia 4 bulan: DPT-HB-Hib 3 & Polio Tetes 4 (bOPV 4) & Polio Suntik (IPV)
Kunjungan usia 4 bulan menutup rangkaian dasar: DPT-HB-Hib 3, Polio Tetes 4, dan untuk pertama kalinya Polio Suntik (IPV). Setelah hari ini, perlindungan dasar bayi Anda lengkap hingga tiba waktunya MR di usia 9 bulan.
ⓘ Halaman ini bersifat edukatif, bukan saran medis. Untuk kebutuhan spesifik, konsultasikan dengan dokter anak atau bidan Anda.
Vaksin yang diberikan di usia 4 bulan
-
DPT-HB-Hib 3
- Melindungi dari
- Dosis ketiga dan terakhir rangkaian dasar DPT-HB-Hib. Setelah ini perlindungan difteri, pertusis, tetanus, hepatitis B, dan Hib berada di tingkat penuh, lalu dijaga dengan booster di usia 18 bulan.
- Cara pemberian
- Suntikan di paha (intramuskular).
- Efek samping
- Sama dengan dosis sebelumnya: demam dan bengkak ringan 1–2 hari. Kompres hangat dan paracetamol sesuai anjuran petugas membantu meredakan.
- Ketersediaan
- Gratis di posyandu dan puskesmas; juga tersedia di klinik dokter anak (IDAI).
-
Polio Tetes 4 (bOPV 4)
- Melindungi dari
- Poliomielitis (polio). Dosis keempat memperkuat kekebalan saluran cerna terhadap virus polio liar.
- Cara pemberian
- Tetes langsung ke mulut (oral).
- Efek samping
- Hampir tanpa efek samping.
- Ketersediaan
- Gratis di posyandu dan puskesmas.
-
Polio Suntik (IPV)
- Melindungi dari
- Semua tipe virus polio. IPV membangun kekebalan di darah sebagai pelengkap polio tetes, bagian dari strategi eradikasi polio global.
- Cara pemberian
- Suntikan di paha atau lengan (intramuskular).
- Efek samping
- Nyeri dan kemerahan ringan di bekas suntikan selama 1–2 hari.
- Ketersediaan
- Gratis di posyandu dan puskesmas.
- Catatan
- Diberikan bersama Polio Tetes 4 pada kunjungan usia 4 bulan.
Mengapa penting di usia ini?
Dosis ketiga DPT-HB-Hib mengunci perlindungan lima penyakit pada tingkat penuh, sementara IPV membangun antibodi di darah terhadap ketiga tipe virus polio. Itu lapisan kedua di atas kekebalan usus dari polio tetes. Kombinasi keduanya adalah standar strategi eradikasi polio global.
Yang perlu dibawa ke posyandu
Bawa Buku KIA dan tandai kunjungan ini sebagai penutup rangkaian dasar. Bayi akan mendapat dua suntikan (paha/lengan) plus tetes polio. Jangan makan/minum 30 menit sebelum tetesan. Periksa kembali catatan: semua dosis usia 0–4 bulan harus terisi lengkap.
Pertanyaan yang sering diajukan
Apa bedanya IPV dengan polio tetes?
Polio tetes (bOPV) berisi virus hidup yang dilemahkan dan bekerja di usus; IPV berisi virus yang sudah dimatikan dan bekerja lewat darah. Keduanya saling melengkapi. Tetes menghentikan penularan di lingkungan, IPV memastikan setiap anak terlindungi secara individu.
Setelah usia 4 bulan, kapan imunisasi berikutnya?
Ada jeda hingga usia 9 bulan untuk MR 1 (campak-rubela). Gunakan waktu ini untuk mengecek kelengkapan Buku KIA. Jika ada dosis yang terlewat, tanyakan kepada petugas kesehatan sebelum jadwal MR.
Bayi saya hanya pernah polio tetes, tanpa DPT-HB-Hib. Apa yang harus dilakukan?
Tetap bisa dilanjutkan. Mulailah rangkaian DPT-HB-Hib sesegera mungkin dengan jarak minimal 4 minggu antar dosis. Petugas puskesmas akan menyesuaikan jadwal pengejaran sesuai usia bayi saat ini.
Jangan sampai terlewat. Catat dan dapatkan pengingat
Tandai dosis yang sudah diberikan di aplikasi WeLoveOurBaby dan dapatkan pengingat otomatis untuk jadwal berikutnya, dihitung dari tanggal lahir anak Anda.
Mulai catat imunisasi gratisUsia berikutnya: Usia 9 bulan
- Kemenkes RI, Ayo Sehat: Seputar Imunisasi (jadwal imunisasi rutin anak)
- IDAI, Jadwal Imunisasi Anak Usia 0–18 Tahun (rekomendasi 2024)
Terakhir ditinjau: 2026-08